80 Perempuan Beraksi di Bimtek Srikandi Siaga Bencana

80 Perempuan Beraksi di Bimtek Srikandi Siaga Bencana

MemoSurabaya,Pasuruan:   Sebanyak 80 perempuan penuh semangat mengikuti Bimbingan Teknik (Bimtek) Srikandi Siaga Bencana Chapter 3 di Pondok Pesantren Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMAA) Pasuruan.

Acara ini menawarkan tiga materi menarik yang membekali mereka dalam menghadapi beragam situasi darurat.

Bacaan Lainnya

Dari layanan dukungan psikososial hingga teknik komunikasi darurat menggunakan handy talky (HT), para peserta diberdayakan untuk meningkatkan kapasitas dalam penanggulangan bencana.

Materi Menarik dari Ahli Psikososial hingga Komunikasi Darurat di Bimtek

Sekitar 80 perempuan telah berpartisipasi dalam acara Bimbingan Teknik (Bimtek) Srikandi Siaga Bencana Chapter 3.

Kegiatan ini diadakan di Pondok Pesantren Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMAA) di Dusun Tamanan, Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan pada Minggu (23/7/2023).

Perempuan Relawan Antusias Hadapi Tantangan K3 di Lokasi Bencana

Acara ini membuka tiga materi yang disampaikan oleh narasumber yang kompeten. Pertama, Ashabun Naim membahas tentang layanan dukungan psikososial.

Materi kedua disampaikan oleh Koordinator Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur, Dian Harmuningsih, mengenai Emergency Communication Management (Emcomm) sesuai Perka BNPB Nomor 06 Tahun 2013. Sementara itu, materi ketiga disampaikan oleh M.Asruri Syam dari Accessina mengenai kesehatan keselamatan kerja (K3) di lokasi bencana.

Kegiatan ini dibuka oleh Pimpinan SPMAA Pasuruan, Rohman Arsys Tawa, yang akrab dipanggil Gus Arsys. Beliau menyatakan bahwa acara ini merupakan upaya untuk meningkatkan pengetahuan para perempuan yang aktif terlibat dalam penanggulangan bencana. Dalam acara ini, ditemukan hal unik terkait penggunaan handy talky (HT) dimana beberapa peserta mengalami gemetaran tangan saat menekan tombol push to talk (PTT) HT, dan ada juga yang mengalami kesulitan berbicara saat menggunakan HT untuk membuat laporan.

Dian Harmuningih, sebagai narasumber materi tentang komunikasi radio, menekankan pentingnya teori dan praktik dalam menggunakan perangkat HT. Meskipun demikian, peserta tetap antusias dalam berkomunikasi dengan HT. Beliau juga merupakan anggota ORARI dengan call sign YC3JAV.

Pos terkait

Post ADS 1