Beberapa Desa di Situbondo Potensi Menjadi Obyek Wisata Religi

oleh -28 views

Situbondo MEMO
Dalam rapat paripurna pembahasan APBD 2019 Bupati Situbondo Dadang Wigiarto menyatakan untuk destinasi wisata 2019 Lokomotif PG Olean dan Kampung Karang Kenik, di Desa Olean, Kecamatan Situbondo, Jatim bisa menjadi destinasi religi.

“Beberapa wisata berbasis religi yang dipersiapkan untuk tahun kunjungan wisata 2019, diantaranya Lokomotif PG Olean dan Kampung Karang Kenik, Rumah Residence Besuki serta Klenteng Poo Tong Biaw yang ada di Besuki,” ungkap Dadang, Selasa (9/4/2019).

Tempat wisata religi lainnya kata Dadang yaitu makan pahlawan nasional KHR As’ad Syamsul Arifin dan Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo. Petilasan Syekh Maulana Ishak yang ada di desa Pecaron, sealin itu ada juga Monomen 1000 KM Anyer-Panarukan, serta Goa Jepang., sementara untuk paket wisata lainnya, ada 16 destinasi wisata alam di Situbondo delapan wisata berbasis budaya, serta empat destinasi wisata berbasis seni seperti Pantai Grand Patek.

Lebih jauh, Dadang mengungkapakan persiapan tahun kunjungan wisata, 2019 mulai melakukan pembangunan infrastruktur serta menyiapkan ketersediaan sarana akomudasi, dan menggandeng beberpa stakeholder, seperti Himpunan Pramuwisata Indenesia, serta Persatuan Hotel Restauran Indonesia.

Pemkab menganggarkan dana promosi untuk Badan Promosi Pariwisata Daerah sebesar 1 Milyar rupiah. Pemkab Situbondo setempat tahun 2019 pengunjung wisata di Situbondo mencapai 425 ribu orang.

Anehnya, target pengunjung wisata ini malah lebih rendah dibandingkan pengunjung wisata 2017 lalu, sesuai dengan laporan hal ini mencapai 471. 840 orang.

Sementara terpisah, kepala desa Olean, Ansori mengatakan trimakasih kepada Bupati Situbondo yang telah banyak memberikan apresiatif potensi wisata yang akan dikembangakan didesanya. Pihaknya memang selama ini mengembangkan potensi -potensi yang ada didesa Olean karena banyak hal yang dipelajari di desa Olean terutama destinasi wisata yang nuansa religi.

“Apresiatif pemkab Situbondo tentang aspek wisata di desa kami, menjadi bagian penting dan kami berterimaksih jika bapak bupati dan wakil bupati memberikan dukungan terhadap potensi wisata yang ada didesa kami ,” tutup Ansori.(edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *