Gelombang Kriminalitas: Lumajang Terancam, Warga Kekhawatiran!

MEMO SURABAYA, LUMAJANG – Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diliputi kekhawatiran akibat gelombang kriminalitas yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Serentetan kasus begal, perampokan, dan pencurian telah mengancam keamanan warga, menimbulkan kekhawatiran yang mendalam di wilayah tersebut.

Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Dilanda Serangkaian Kasus Kejahatan yang Meningkat

Selama sebulan terakhir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dihantui dengan serentetan kasus kriminal yang mengkhawatirkan. Tak hanya aksi begal dan pencurian sepeda motor, namun juga dua kali perampokan yang menyebabkan kerugian materi hingga ratusan juta rupiah.

Bacaan Lainnya

Salah satunya terjadi di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang pada Sabtu (17/2/2024), sementara yang lain terjadi di Desa Jatirejo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang. Dalam perampokan di Senduro, seorang ibu dua anak menjadi korban ketika rumahnya disatroni oleh sekelompok perampok.

Sedangkan di Kunir, seorang warga bernama Agus dirampok di rumahnya sendiri ketika pulang kerja pada Selasa (20/2/2024) dini hari. Pelaku memaksa Agus menyerahkan uang tunai sebesar Rp 40 juta yang baru saja dia peroleh dari penjualan hewan. Kedua kasus ini menambah panjang daftar kejahatan di Lumajang dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga.

Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami gelombang kasus kriminalitas yang mengkhawatirkan selama sebulan terakhir, dengan dua kasus perampokan terjadi di dua desa berbeda. Peristiwa-peristiwa ini menunjukkan eskalasi kekerasan dan kejahatan di daerah tersebut, menimbulkan keprihatinan dan tuntutan untuk meningkatkan keamanan dan penegakan hukum.

Pos terkait

Post ADS 1