Kenaikan BPJS Kesehatan, Menjadi Polemik Para Peserta Turun Kelas

oleh
Foto : Erwin Widiarmanto, Kabid Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Sidoarjo saat dikonfirmasi dikantornya.

Pasalnya, jumlah itu mencapai sekitar 65 – 70 persen jumlah penduduk Sidoarjo yang mencapai 2,2 hingga 2,5 juta jiwa.

“Meskipun ada polemik penurunan kelas, pihaknya akan tetap memenuhi persyaratan untuk Rumah Sakit di Sidoarjo”, terangnya.

Sambung Erwin, terbanyak memang iuran yang tersedot untuk pembayaran klaim di RSUD Sidoarjo. Sebulan bisa mencapai sebesar Rp 40 milyar.

Saat menjalankan program, subsidi-lahan dengan program kenaikan iuran, BPJS tetap melaksanakan survei peserta dalam mendapatkan layanan kesehatan. Rata-rata sudah banyak yang menerima layanan kesehatan dari masyarakat kelas bawah, tengah hingga atas.

“Rata-rata survei masih 75 persen memuaskan peserta BPJS. Itu selalu kami survei agar layanan kesehatan maksimal pembayaran klaim berjalan bulan berikutnya,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *