Optimis dan Pesimis Rakyat Karena Fareable Politik untuk Masa Depan Bangsa

Optimis Dan Pesimis Rakyat Karena Fareable Politik untuk Masa Depan Bangsa

Situbondo, Memo
Berbicara tentang masa depan bangsa secara perspektif akademis soal reel  makin buruk soal isu-isu catatan kaki. Kita berupaya untuk menyemberangkan bangsa ini melalui titian yang mengerikan karena makin lama makin rapuh.

Menurut saya secara perspektif akademik bahwa hiruk -pikuk ada ketegangan politik yang ketat, ada persaingan politik yang penuh ketegangan etnisitis, simbol-simbol agama masih dipertahankan dalam politik.Nah apa nasib dan kondisi nanti menghadapi tahun 2024 karena rakyat mulai pesimis dan berusaha meyakinkan diri supaya pemilu bisa terjadi namun akan pesimis bila masih ada vareable dalam menentukan kebijakan banyak di tunggangi dengan berbagai penghianatan, kebohongan bahkan kebusukan politik yang masih bersemayam dalam bangsa ini.

Bacaan Lainnya

Rakyat bisa membaca politik hari -hari ini yang terjadi di dalam ruang kekuasaan yang sudah terlihat rapuh.

Nah ada rakyat bertanya dari faktor akademik apakah politik mampu dengan paham ada krisis ekonomi yang memgalami disparitas, potensi ketegangan politik kemungkinan tidak banyak orang menggelora merayakan pesta demokrasi.

Sebagian orang secara prespektif mengatakan pemilu 2024 akan terjadi dan tentu ada kontroversi dari fakta-fakta yang selama ini berkemelut. Bahwa pemilu akan dipersiapkan sebaik-baiknya. Terlepas dari banyak polarisasi yang membuat rakyat masih ada yang pesimis.Ada banyak fareable tentang optimistis maupun pesimitis yang rasional. Coba kita bandingkan keadaan hari-hari ini .kita percepat waktunya seolah-olah pemilu akan terjadi besok. 

Pesimis rakyat menganggap bahwa ekonomi Indonesia memburuk terjadi disparitas tinggi dan kita tahu bahwa menurut pengamat internasional bahwa indonesia potensi akan mengalami pemburukan IQ bahkan IQ indonesia  nomor 30 di Asea didunia nomor 130. Jadi tetap ada banyak penilaian bahwa yang akan ikut pemilu mereka yang dengan mudah di bujuk dengan uang namanya ada transaksional politik.

Analisis saya tentang kepercayaan rakyat dengan menghadapi pemilu 2024 makin menurun karena masih banyak janji politik belum terpenuhi menrut mereka. (statemen edo )

Pos terkait