PDAM Situbondo Temukan Pelanggan Pasang Magnet Pada Meteran Air

oleh

Situbondo, MEMO
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Baluran Situbondo, Jawa Timur mengaku masih menemukan beberapa kasus pelanggaran dalam penggunaan air dengan memperlambat angka penghitungan pembayaran di kilometer PDAM.

Direktur PDAM Situbondo, Jamal Fajri mengatakan, berdasarkan hasil survey petugas di lapangan temuan di lapangan. Tidak jarang ditemukan pelanggan memasang magnet di pada meteran air. Sehingga penghitungan penggunaan air lebih lambat dari biasanya.

“Berdasarkan survei petugas lapangan, masih banyak kejanggalan yang di lakukan pelanggan untuk memperlambat kilometer air, agar pembayaran lebih murah,” katanya, Sabtu (6/4/2019).

Pihaknya melakukan pengecekan kesetiap kilometer setiap bulan setiap tanggal 05 sampai tanggal 15. Di atas tanggal itu, petugas fokus melakukan penagihan.

“Karena kasus itu kami siasati untuk melakukan operasi di malam hari, jika pelanggan diketahui melakukan pelanggaran, sesuai aturan, sanksinya berupa denda sebesar Rp 500 ribu, Ini dilakukan, dengan tujuan untuk memberikan efek jerah bagi pelanggan nakal ,” tegas Jamal.

Dalam penanganan kasus seperti ini, PDAM Situbondo akan terus lebih serius mepakukan pengecekan, dan Jamal berharap kepada seluruh pelanggan PDAM sadar dengan adanya taat dan wajib mengikuti aturan yang ada, sebab apapun alasannya pelanggaran yang di lakukan oleh pelanggan itu bentuk dari kriminalisasi yang harus di tindak tegas.
Diterangkannya, pendapatan PDAM tahun 2018 lalu mencapai Rp 2,7 miliar. Tahun 2017 Rp 2,6 miliar. Sedangkan pada tahun 2016 sebesar Rp 2,3 miliar.(edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *