Pemdes Olean Kepedulian Kepada Disabilitas, Ciptakan Desa Inklusif

  • Whatsapp
Ansori ( Kepala Desa Olean)
banner 468x60

Situbondo, Memo
Salah satu bentuk akomodasi bagi penyandang disabilitas adalah kehidupan inklusif di berbagai aspek. Perwujudan kehidupan yang inklusif dari sebuah pemerintahan terendah dapat dimulai dari lingkungan desa.

Pemangku otoritas pemerintah desa Kepala Desa Olean, kecamatan kota Situbondo Jawa timur Ansori mengatakan, sesuai dengan implementasi dalam Undang-Undang No. 6 tahun 2014 tentang Desa yang disahkan dengan salah satu tujuan untuk mewujudkan masyarakat desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Desa inklusi yang dimaksud bukanlah desa yang khusus bagi penyandang disabilitas, melainkan desa yang memberikan layanan ramah bagi penyandang disabilitas.

Komitmen dan perubahan cara pandang masyarakat terhadap penyandang disabilitas juga harus terus ditingkatkan untuk menjamin terciptanya desa inklusi.

Menurut Ansori, tujuan hal tersebut, perencanaan pembangunan desa yang inklusif yaitu melibatkan semua golongan tanpa terkecuali, termasuk kelompok rentan seperti perempuan dan penyandang disabilitas menjadi amatlah penting adanya. Seperti keterlibatan masyarakat di Desa Olean, keterlibatan terutama penyandang disabilitas dalam pembangunan, yang telah berlangsung sejak 2017 yang lalu.

loading...

Lebih jauh Ansori menuturkan, Indonesia punya sembilan indikator sebagai konsep dalam mewujudkan atau membangun desa yang inklusi. Sembilan indikator tersebut merupakan konsep bersama yang dikembangkan beberapa organisasi penyandang disabilitas, sembilan indikator desa inklusi yang ramah bagi penyandang disabilitas. Membangun perspektif disabilitas dalam kehidupan bermasyarakat dan berdesa.

“Mengorganisir difabel dan membentuk kelompok difabel desa atau KDD untuk membangun kepercayaan diri difabel,” ucapnya, Kamis( 22 Juli 2021)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *