Ribuan Peserta Tari dari Berbagai Daerah  Meriahkan SEF

Ribuan Peserta Tari dari berbagai Daerah  Meriahkan SEF

Situbondo, Memo
Ribua penari dari berbagai daerah datang menampilkan khastarian masing-masing dalam pergelaran Situbondo Ethnic Festival (SEF) secara nasisional. Sabtu pagi (26/11). Mereka yang datang dari luar daerahyakni  Bali, Jakarta, Madura, Kalimantan, Jember, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banyuwangi, dan lainnya.

Mereka yang datang dari luar daerah kemudian melakukan blocking area sekaligus geladi bersih membawakan tarian yang akan ditampilkan Festival entnik Budaya Ada yang membawakan Tali Gelleng Ro’om dari Madura, Tari Gandrung Banyuwangi, Tari Ondel-Ondel dari DKI Jakarta, serta Tari Kecak Bali digeoar deoan Pendopo Bupati .

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo Siti Aisyah menerangkan, total jumlah penari yang tampil dalam SEF diperkirakan mencapai 1.500 orang lebih. Tiap kelompok terdiri atas 25 hingga 45 orang. Acara dimulai sejak pukul 08.00,” terangnya.tari bajidor,  komantan tebbhu, rampak bedana, kahot, tari kecak, baleganjur, tari jegog, tari gambyong, tari sarung goyor, tari blekok, dan tari rong tek dan lainnya.

Sebagai pembukaan pagelaran dalam acara tersebut di awali dengan Seni tari Landhung asal Situbondo, Jawa Timur, 

Puncak acara “Situbondo Etnik Festival” (SEF) 2022 ini menghadirkan penampilan tari budaya lokal dari berbagai daerah lainnya di Jawa Timur, serta dari provinsi lain, seperti Kalimantan Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan

Bupati Situbondo Karna Suswandi mengatakan, event tari kolosal dari berbagai daerah ini dilaksanakan dalam rangka untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal Situbondo, maupun budaya lokal daerah lainnya di nusantara.

“Etnik festival ini merupakan event yang merangkum dari berbagai event yang ada di Situbondo, dan memadukan antara eksplor tari lokal dan milenial, fesyen dan karnaval,” ujar Bung Karna.

Melalui eksplor budaya lokal dengan milenial ini, Bung Karna berharap akan lebih mengenalkan budaya Situbondo, tak hanya di tingkat nasional namun juga di kancah internasional.

“Kami berharap ini menjadi suguhan yang luar biasa, sehingga budaya kita tak hanya dikenal di Situbondo, tapi juga di tingkat nasional dan internasional,” kata dia. (edo memo)

Pos terkait